Menjelang hari berakhir, aku justru semakin tersesat
dalam keraguan. Tak ada semangat untuk melanjutkan perjalanan yang dulu telah
kuukir diatas pijarnya kesempatan.
Sebelum
detik ini berdetak, alur pikir setuju untuk sepakat bahwa purnama adalah pemberi terang dikala
gulita malam. Tapi nyatanya aku lupa, aku turut larut dalam nuansa keindahan
yang sejatinya itu akan berakhir disaat gerhana menjelang.


