Sekedar Cerita, Untuk Mengenang Perjalanan Asa


Sunday, 1 July 2018

Batas Tak Berbatas




Dalam ruang terbatas sekaligus tak berbatas, barangkali kau hanya belum tahu bila ada seseorang yang begitu bahagia saat kau membuat story di akun media sosialmu. Selalu menanti dan melihat seperti apa aktifitas terbarumu, tetapi berupaya sekuat tenaga untuk menahan jemarinya ―enggan berkomentar untuk alasan yang entah bisa disebut apa. 

Wednesday, 27 June 2018

Aku Ingin Bercerita




Akan kuceritakan kepadamu tentang seseorang yang jatuh cinta. Tentang ia yang terus merangkai kata-kata indah lalu menjadikannya puisi-puisi romansa.

Tentang ia yang merasa paling bahagia. 

Friday, 2 June 2017

Surat —Tak Terkirim




Saat aku menulis surat ini —untukmu, aku masih belum memutuskan apakah aku akan mengirimnya kepadamu. Maaf, sebab dalam semesta pikirku, terlalu banyak kemungkinan-kemungkinan yang muncul hingga akhirnya keputusan yang ku ambil belum menemui ujung.

Thursday, 25 May 2017

Jatuh ?




Aku kembali mengikis kegelisahan —tentangmu— dengan cara menulis. 

Dalam keping pertama, aku akan memulai cerita kali ini bersebab dari selang sehari yang lalu. Mei ke dua puluh empat di tahun ini, lebih tepatnya. 

Wednesday, 16 November 2016

Kau Tak Benar-Benar Pergi






Malam ini, aku mengenangmu—lagi. Kesedihan ini merayakan dirinya sendiri dalam pikiranku setiap kali. Menungguku lalai, lalu menghujani dengan kenangan yang ku cipta sendiri ; tentang senyummu yang mampu membuat waktuku terhenti. tentang diammu yang takmampu kuartikan, bahkan dalam sebuah mimpi.

Thursday, 3 March 2016

Hujan Dan Duka


Entahlah apa yang sedang direncanakan semesta.

Gemuruh hujan menerpa bumi sejak pagi. Menggenangi jalan yang membuat langkah —mau tak mau— harus terhenti. Dan itu sekaligus membuatku tak henti berpikir. Duka siapa yang ingin ia hapuskan ? Sembilu macam apa yang coba ia hilangkan ?

Tuesday, 12 January 2016

Pagi Bersamamu






Mendekatlah.

Duduklah bersamaku berdua. Menikmati pagi yang mungkin saja akan membuat mentari malu karena kala itu, tiada lain yang tercipta selain romansa. Semula apapun mentari coba untuk berkuasa, kau harus tahu, rindu ini akan selalu lebih pertama.